Apa itu TCP/IP?
Cara Kerja (Analogi Sederhana)
Bayangkan Anda ingin mengirimkan satu buku tebal ke teman Anda melalui pos, tetapi kantor pos hanya menerima surat dalam amplop kecil.
TCP (Si Tukang Packing & Quality Control): Memotong buku tersebut per halaman, memasukkannya ke dalam amplop beromor urut (1, 2, 3...), dan memastikan tidak ada halaman yang hilang saat dikirim. Jika ada halaman yang rusak di jalan, TCP akan meminta kirim ulang.
IP (Si Tukang Alamat & Kurir): Menuliskan alamat asal dan alamat tujuan pada setiap amplop, lalu mencari rute terbaik di jalanan agar amplop-amplop tersebut sampai ke tujuan.
4 Lapisan (Layer) TCP/IP
Layer 4: Application Layer
Tugas Utama: Tempat di mana aplikasi atau software yang Anda gunakan berinteraksi dengan jaringan. Lapisan ini bertugas menyusun, menerima, dan menampilkan data mentah dalam format yang dipahami oleh pengguna.
Bentuk Data: Data Mentah (Data)
Contoh Protokol / Aplikasi: HTTP, HTTPS (Web), FTP (Transfer File), SSH (Remote CLI), DNS (Translate Domain), dan DHCP.
Layer 3: Transport Layer
Tugas Utama: Mengatur jalannya pengiriman data dari ujung ke ujung (end-to-end). Di sini terjadi proses segmentasi (memotong data besar menjadi kecil), flow control, dan error checking.
Bentuk Data: Segment (jika pakai TCP) / Datagram (jika pakai UDP)
Contoh Protokol: * TCP: Fokus pada keandalan data (pasti sampai, berurutan, ada 3-way handshake).
UDP: Fokus pada kecepatan (tidak peduli data hilang, cocok untuk streaming atau game online).
Layer 2: Internet Layer (Network Layer)
Tugas Utama: Bertanggung jawab atas pengalamatan logis dan menentukan jalur terbaik (routing) agar paket data bisa berpindah antarjaringan yang berbeda hingga sampai ke tujuan.
Bentuk Data: Packet (Paket)
Contoh Protokol / Perangkat: IP (IPv4, IPv6), ICMP (Ping/Traceroute), ARP, serta protokol routing seperti OSPF dan BGP. Perangkat utamanya adalah Router.
Layer 1: Network Access Layer (Link / Physical Layer)
Tugas Utama: Mengatur bagaimana data diubah menjadi sinyal fisik (baik berupa bit digital, pulsa elektrik di kabel tembaga, cahaya di kabel fiber optik, atau gelombang radio di Wi-Fi) dan mengontrol transmisi data melalui media fisik tersebut berdasarkan alamat fisik perangkat.
Bentuk Data: Frame (saat masih berupa struktur data logis) $\rightarrow$ Bits (saat sudah menjadi aliran biner di media fisik)
Contoh Protokol / Komponen: Ethernet (kabel LAN), Wi-Fi (802.11), MAC Address, Network Interface Card (NIC), dan Switch.
